Selasa, 27 November 2012

Jalan-Jalan ke Tanjung Pinang: Peninggalan Sejarah di Pulau Penyengat

Jika kita pergi ke Tanjung Pinang, ibukota Propinsi Kepulauan Riau, dengan menggunakan transportasi laut, sebelum merapat di pelabuhan Sri Bintan Pura, maka disebelah kiri kita akan melihat sebuah pulau kecil yang bernama pulau Penyengat. Pulau ini berukuran kurang lebih 2.500 meter x 750 meter, dan berjarak kurang lebih 6 km dari kota Tanjung Pinang.

Pulau Penyengat
Share

Cara Membuat Telur Ayam Campur Cuka


Telur ayam campur cuka sangat bemanfaat bagi kesehatan dan dapat digunakan untuk terapi berbagai macam penyakit. Berikut dipaparkan langkah-langkah pembuatannya.

1. Telur ayam kampung atau telur ayam negeri dicuci bersih.
Share

Manfaat dan Khasiat Telur Ayam Campur Cuka

Menurut pakar obat-obatan tradisional Prof. Hembing Wijayakusuma, telur ayam apabila dicampur dengan cuka dapat digunakan sebagai terapi pengobatan yang efektif, efisien, aman, dan ekonomis. Selain itu, telur cuka dapat dibuat dengan bahan-bahan yang mudah diperoleh dan cara membuatnya pun tidak sulit.

Telur cuka mengandung protein, lemak, garam inorganik, karbohidrat, zat kapur, zat besi, kalori, vitamin A, vitamin B1, Vitamin B2, vitamin B6, vitamin C, vitamin D, vitamin E, sodium, ferment, fruktosa, asam amino, asam aldehida, asam asetat, asam laktat, asam asetonat, asam sitrat, asam oksalat, kalium, kalsium, fosfolipid, kolesterol, zink, tembaga, fosforus, glukosa, gliserin, maltobiosa, dan asam suksinat.
Share

Manfaat dan Khasiat Telur Ayam

Tradisi telah mewariskan kepada kita untuk merawat kesehatan dengan menggunakan bahan-bahan alamiah. Cara-cara tradisional relatif lebih aman dibandingkan dengan menggunakan obat-obatan moderen yang banyak mengandung zat kimia. Telur, sejak dulu dipercaya dapat menjaga kesehatan dan menyembuhkan berbagai macam penyakit, hal ini karena kandungan protein dalam telur cukup tinggi.

Kadar protein telur terdapat pada bagian putih (ovalbumin), dan lebih banyak pada bagian kuning telurnya (ovavitelin). Selain protein, telurpun mengandung lemak dalam kadar yang ideal. Kandungan lemaknya banyak terdapat dalam kuning telur dan sudah dalam emulsi sehingga mudah dicerna. Telurpun mengandung beberapa jenis mineral, diantaranya kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, potasium (kalium), besi, dan aneka vitamin, khususnya vitamin A, B1, B2, B3, B6, B12, biotin, dan vitamin D.
Share

Rabu, 05 September 2012

Adab dan Etika Dalam Berbicara

1. Hendaknya pembicaraan selalu di dalam kebaikan. Allah swt berfirman yang artinya, "Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah atau berbuat ma'aruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia." (QS. An-Nisa: 114).

2. Hendaknya berbicara dengan suara yang dapat didengar, tidak terlalu keras dan tidak pula terlalu rendah. Ungkapannya jelas dapat dipahami oleh semua orang dan tidak dibuat-buat atau dipaksakan.
Share

Selasa, 28 Agustus 2012

Abu Nawas Melarang Rukuk dan Sujud Dalam Shalat

Syahdan, Khalifah Harun Al-Rasyid marah besar pada sahabatnya yang karib dan setia, yaitu Abu Nawas. Ia ingin menghukum mati Abu Nawas setelah menerima laporan bahwa Abu Nawas mengeluarkan fatwa bahwa tidak perlu rukuk dan sujud dalam shalat. Lebih lagi Harun Al-Rasyid mendengar Abu Nawas mengatakan bahwa dirinya Khalifah yang suka fitnah. Menurut para pembantunya, Abu Nawas layak dipancung karena melanggar syariat Islam dan menyebar fitnah.

Khalifah mulai terpancing. Tapi untung ada seorang pembantunya yang memberi saran untuk melakukan tabayun (konfirmasi). Abu Nawas pun dibawa menghadap sang Khalifah.
Share

Rabu, 22 Agustus 2012

Kiat Kiat Dalam Mendidik Anak Secara Islami Bagian II


16. Jangan dibiasakan melakukan sesuatu dengan sembunyi-sembunyi, sebab ketika ia melakukannya tidak lain karena adanya keyakinan bahwa itu tidak baik.

17. Biasakan agar anak melakukan olahraga atau gerak badan diwaktu pagi agar tidak timbul rasa malas. Jika memiliki keterampilan memanah (atau menembak), menunggang kuda, berenang, maka tidak mengapa menyibukkan diri dengan kegiatan itu.

18. Jangan biarkan anak terbiasa melotot, tergesa-gesa dan bertolak (berkacak) pinggang seperti perbuatan orang yang membanggakan diri.
Share