Tampilkan postingan dengan label Etika Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Etika Islam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Juni 2013

Adab Bertetangga

Islam memerintahkan umatnya untuk bertetangga secara baik, bahkan  Jibril pun mewasiatkan begitu.  Kata Rasulullah saw, seperti diriwayatkan oleh Aisyah, "Jibril selalu mewasiatkan kepadaku tentang tetangga sampai aku menyangka bahwa ia akan mewarisinya." (HR. Bukhari-Muslim).

Namun, ternyata waris atau warisan yang dimaksud Jibril adalah agar umat Islam selalu menjaga hubungan baik dengan sesama tetangga. Bertetangga dengan baik itu termasuk menyebarkan salam ketika bertemu, menyapa, menanyakan kabarnya, menebar senyum, dan mengirimkan hadiah.

Sabda Rasulullah saw, "Wahai Abu Dzar, jika engkau memasak sayur maka perbanyaklah airnya dan bagikanlah kepada tetanggamu." (HR. Muslim).
Share

Selasa, 05 Februari 2013

Meneladani Cara Duduk Rasulullah saw

Cara duduk Rasulullah saw adalah atas inisiatif dorongan hatinya yang suci, karena itu beliau tidak suka duduk seperti duduknya binatang atau orang congkak dan tidak punya etika.

Jabir bin Samurah berkata, "Rasululah saw jika sudah selesai shalat Subuh, beliau duduk bersila dalam majelisnya sampai terbit matahari."

Ibnu Umar berkata, "Aku melihat Rasulullah saw duduk muhtabi (duduk sambil mendekap lutut dengan kedua tangan) di serambi di depan Ka'bah."

Qailah binti Mahramah berkata, "Aku melihat Rasulullah saw duduk qurfusha (duduk sambil merapatkan paha ke perut dan meletakkan tangan mendekap betis keduanya), aku merasa gentar melihat kekhusyukan beliau dalam duduk itu."
Share

Jumat, 01 Februari 2013

Meneladani Cara Berjalan Rasulullah saw

Bila kita perhatikan dengan seksama, cara berjalan Rasulullah saw itu tidak lepas dari akhlaknya. Ini yang perlu ditiru dan dipraktekkan oleh kaum muslimin.

Ibnu Sa'ad meriwayatkan dari Yazid bin Murtsad, "Rasulullah saw cepat ketika berjalan (seperti terburu-buru), sehingga orang yang berada di belakangnya mempercepat jalannya (sampai terkadang), ia tidak bisa menyusul Rasulullah saw."

Al Hakim meriwayatkan dari Jabir, bahwa Rasulullah ketika berjalan tidak (banyak menoleh). Abu Dawud dan Al-Hakim meriwayatkan dari Anas bahwa, Rasulullah ketika berjalan menunduk, seakan-akan terbebani (punggungnya). Sedangkan Al-Thabrani meriwayatkan dari Abi Unbah, bahwa Rasulullah ketika berjalan sendirian menjauhkan diri.
Share

Adab dan Etika di Pasar

Pasar memegang peranan penting dalam masyarakat, khususnya dalam hal ekonomi. Agama Islam banyak memberi tuntunan dan penjelasan berkaitan dengan pasar dan jual beli. Berikut ini beberapa etika yang berkaitan dengan  keberadaan seseorang di pasar.

1. Berdoa sebelum masuk pasar. Sebelum masuk pasar hendaknya membaca doa, "La Ilaha illallah wahdahu la syarika lahu al-mulku wa lahu al-hamdu yuhyi wa yumitu wa huwa hayyun la yamutu bi yadihi al-khair wa huwa'ala kulli syaiin qadir" (Disahihkan oleh Ibnu Majah).

2. Bersih dari unsur-unsur haram seperti minuman keras, bangkai, dan sebagainya. Sabda Rasulullah saw, "Sesungguhnya Allah mengharamkan jual beli khamar, bangkai, babi, dan patung berhala." (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Share

Senin, 17 Desember 2012

Tips Tidak Kantuk Saat Khotbah Jumat

Kita tentu pernah mengalami rasa kantuk ketika sedang mendengarkan khutbah dalam sholat Jumat. Sambil duduk, kepala tertunduk dan mata terpejam, namun tidak disadari bahwa kita telah tertidur. Setengah sadar, suara khotib terdengar sayup-sayup melenakan. Khutbah merupakah rangkaian dalam ibadah sholat Jumat. Jadi mesti didengar dengan baik. Ada beberapa tips jitu untuk mengatasi kantuk saat khutbah Jumat.

1. Luruskan Niat. Sebelum berangkat ke masjid untuk beribadah sholat Jumat, kita harus melurukan niat untuk beribadah sebaik-baiknya kepada Allah swt. Lakukan hal-hal yang diutamakan ketika akan sholat Jumat berdasarkan tuntunan agama, misalnya mandi dan memakai minyak wangi.
Share

Tidur Ala Rasul

Diantara keutamaan Islam adalah bersifat universal. Islam memberikan tuntunan pada pemeluknya di beragam bidang. Dari bangun tidur sampai tidur lagi. Ada beberapa hal yang perlu kita praktekkan berkenaan dengan tata cara tidur seperti dicontohkan Rasulullah saw.

Pertama. Muhasabah sesaat sebelum tidur. Sangat dianjurkan sekali bagi setiap muslim bermuha-sabah (berintrospeksi diri) sesaat sebelum tidur, mengevaluasi segala perbuatan yang telah ia lakukan di siang hari. Lalu jika ia dapatkan pebuatannya baik maka hendaknya memuji kepada Allah swt dan jika sebaliknya segera memohon ampunan-Nya, kembali dan bertaubat kepada-Nya.
Share

Rabu, 05 September 2012

Adab dan Etika Dalam Berbicara

1. Hendaknya pembicaraan selalu di dalam kebaikan. Allah swt berfirman yang artinya, "Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah atau berbuat ma'aruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia." (QS. An-Nisa: 114).

2. Hendaknya berbicara dengan suara yang dapat didengar, tidak terlalu keras dan tidak pula terlalu rendah. Ungkapannya jelas dapat dipahami oleh semua orang dan tidak dibuat-buat atau dipaksakan.
Share

Selasa, 21 Agustus 2012

Etika Ketika Berdoa

1. Sebelum berdoa hendaknya memuji kepada Allah swt, kemudian bershalawat kepada Nabi. Rasulullah saw pernah mendengar seorang lelaki sedang berdoa didalam shalatnya, namun ia tidak memuji kepada Allah dan tidak bershalawat kepada Nabi maka Nabi bersabda kepadanya, "Kamu telah tergesa-gesa wahai orang yang sedang shalat. Apabila Anda selesai shalat, lalu kamu duduk, maka memujilah kepada Allah dengan pujian yang layak baginya, dan bershalawatlah kepadaku, kemudian berdoalah." (HR. At-Turmudzi, dan dishahihkan oleh Al-Albani).

2. Mengakui dosa-dosa, mengakui kekurangan diri,  merendahkan diri, khusu, penuh harapan dan rasa takut kepada Allah di saat Anda berdoa. Allah swt berfirman, "Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera di dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusu kepada kami." (QS. Al-Anbiya: 90).
Share

Rabu, 18 Juli 2012

Etika Pengantin Dan Pergaulan Suami Isteri

1. Merayu isteri dan bercanda dengannya disaat santai berduaan. Nabi saw pun selalu bercanda, tertawa, dan merayu para isterinya.

2. Meletakkan tangan di kepala isteri dan mendoakannya. Rasulullah saw bersabda, "Apabila salah seorang kamu menikahi seorang wanita, maka hendaklah ia memegang ubun-ubunnya, dan bacalah bismilah lalu mohon berkahlah kepada Allah, dan hendaknya ia membaca, (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari kebaikannya dan kebaikan sifat yang ada padanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan sifat yang ada padanya)" (HR. Abu Daud dan dihasankan oleh Al-Albani).
Share

Sabtu, 07 Juli 2012

Etika Yang Berhubungan Dengan Masjid

Masjid merupakan tempat ibadah kaum muslimin, karena itu kita harus menghormatinya. Berada di masjid tidak boleh bersikap sembarangan. Ada beberapa etika yang harus kita junjung kalau kita berada di masjid. Berikut beberapa etika di mesjid:

1. Berdoa di saat pergi ke masjid. Berdasarkan hadis Ibnu Abbas beliau menyebutkan, "Adalah Rasulullah apabila ia keluar (rumah) pergi shalat (di masjid) berdoa, 'Ya Allah, berilah cahaya di dalam hatiku, cahaya dalam penglihatanku, cahaya dalam pendengaranku, cahaya dari kananku, cahaya dari belakangku, cahaya dalam urat sarafku, cahaya dalam dagingku, cahaya dalam darahku, cahaya dalam rambutku, dan cahaya dalam kulitku." (HR. Bukhari dan Muslim).
Share

Rabu, 23 Mei 2012

Etika Terhadap Jenazah dan Ta'ziah

1. Segera merawat jenazah dan mengebumikannya untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dan sebagai rasa belas kasih terhadap mereka. Abu Hurairah dalam haditsnya menyebutkan bahwasanya Rasulullah saw telah bersabda, "Segeralah (di dalam mengurus) jenazah, sebab jika amal-amalnya shalih, maka kebaikanlah yang kamu berikan kepadanya, dan jika sebaliknya, maka keburukanlah yang kamu lepaskan dari pundak kamu." (Muttafaq 'alaih).
Share

Kamis, 05 April 2012

Etika Makan dan Minum

1. Berupaya untuk mencari makanan yang halal. Allah swt berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rizki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu." (Q.S. Al-Baqarah: 172). Yang baik disini artinya adalah yang halal.

2. Hendaklah makan dan minum yang kita lakukan diniatkan agar bisa dapat beribadah kepada Allah, agar kita mendapat pahala dari makanan  dan minuman itu.

3. Hendaknya mencuci tangan sebelum makan jika tangan kotor, dan begitu juga setelah makan untuk menghilangkan bekas makanan yang ada ditangan.
Share