Sabtu, 01 Juni 2013

Adab Bertetangga

Islam memerintahkan umatnya untuk bertetangga secara baik, bahkan  Jibril pun mewasiatkan begitu.  Kata Rasulullah saw, seperti diriwayatkan oleh Aisyah, "Jibril selalu mewasiatkan kepadaku tentang tetangga sampai aku menyangka bahwa ia akan mewarisinya." (HR. Bukhari-Muslim).

Namun, ternyata waris atau warisan yang dimaksud Jibril adalah agar umat Islam selalu menjaga hubungan baik dengan sesama tetangga. Bertetangga dengan baik itu termasuk menyebarkan salam ketika bertemu, menyapa, menanyakan kabarnya, menebar senyum, dan mengirimkan hadiah.

Sabda Rasulullah saw, "Wahai Abu Dzar, jika engkau memasak sayur maka perbanyaklah airnya dan bagikanlah kepada tetanggamu." (HR. Muslim).
Share

Jumat, 31 Mei 2013

Manfaat Tidur Dalam Gelap


Seorang ahli biologi, Joan Roberts, merupakan orang pertama yang menemukan hubungan antara lampu dan kesehatan. Ia menemukan korelasi tersebut dalam penelitiannya pada hewan percobaan yang diberikan perlakuan dengan cara menyalakan lampu buatan sepanjang malam.

Setelah diamati beberapa lama, maka Roberts melakukan pengukuran kadar hormon melatonin di dalam tubuh hewan tersebut dan menemukan fakta bahwa jumlahnya makin berkurang disertai penurunan daya tahan tubuhnya terhadap penyakit.

Maka Roberts pun berkesimpulan bahwa cahaya lampu (termasuk pancaran dari layar televisi) dapat menyebabkan penurunan kadar hormon melatonin di dalam tubuh yang akan mempengaruhi penurunan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan mengakibatkan tubuh menjadi lemah.
Share

Jumat, 24 Mei 2013

Fadilah Dari Seorang Wanita


1. Do'a wanita lebih makbul dari lelaki kerana sifat penyayang yang lebih  kuat dari lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulallah saw akan hal tersebut,  jawab baginda, "Ibu lebih penyayang dari bapak dan do'a orang yang penyayang  tidak akan sia-sia."

2. Wanita yang sholehah itu lebih baik dari 1.000 orang lelaki yang tidak  sholeh.

3. Seorang wanita sholehah adalah lebih baik dari 70 orang wali.

4. Seorang wanita sholehah adalah lebih baik dari 70 lelaki sholeh.
Share

Waktu-Waktu Mustajab Untuk Berdoa


Allah swt memberikan masing-masing waktu dengan keutamaan dan kemuliaan yang berbeda-beda, diantaranya ada waktu-waktu tertentu yang sangat baik untuk berdoa, akan tetapi kebanyakan orang melalaikan kesempatan baik tersebut. Mereka mengira bahwa seluruh waktu memiliki nilai yang sama dan tidak berbeda. Bagi setiap muslim seharusnya memanfaatkan waktu-waktu yang utama dan mulia untuk berdoa agar mendapatkan kesuksesan, keberuntungan, kemenangan dan keselamatan. Adapun waktu-waktu mustajabah tersebut antara lain.

1. Sepertiga Akhir Malam. Dari Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya Rab kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga akhir malam, lalu berfirman, 'Barangsiapa yang berdoa, maka Aku akan kabulkan, barangsiapa yang memohon, pasti Aku akan perkenankan, dan barangsiapa yang meminta ampun, pasti Aku akan mengampuninya'". (Shahih Al-Bukhari, Kitab Da'awaat, Bab Doa Nisfullail 7/149-150).
Share

Jumat, 19 April 2013

Surat Al-Muawwidzatain, Dua Surat Pelindung Diri



Kedua surat terakhir dari kitab suci al-Qur'an ini disebut dengan Al-Muawwidzatain atau mencari perlindungan. Kedua surat ini memiliki kekuatan yang tiada tandingannya dari ilmu-ilmu yang ada di kitab terdahulu (kekuatan keduanya ada di ayat terakhir). Kedua surah ini bermakna kembar yaitu manusia mencari pertolongan dan perlindungan kepada Allah swt dari godaan syaitan yang terkutuk.
Share

Kamis, 18 April 2013

Ayat Kursi, Perintang Perjuangan Syaitan dan Iblis



"Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar." 
Share

Senin, 15 April 2013

Ibnu Bajjah, Cendekiawan Muslim Tiada Banding dari Andalusia



Sepanjang pemerintahan Islam di daerah Sepanyol yang dikenal juga dengan Andalusia, telah lahir  cendekiawan dan sarjana dalam perbagai bidang ilmu, seperti sains, matematika, astronomi, kedokteran, falsafah, sastera, dan sebagainya.

Salah seorang diantara mereka adalah Abu Bakar Muhammad bin  Yahya bin as-Shayigh atau lebih terkenal sebagai Ibnu Bajjah. Beliau dilahirkan di Saragossa pada tahun 1082 Masehi. Ibnu Bajjah merupakan seorang sasterawan dan ahli bahasa yang unggul. Dalam hal ini, beliau pernah menjadi penyair bagi golongan al-Murabbitin yang dipimpin oleh Abu Bakar Ibrahim Ibnu Tafalwit. 
Share